Kopi Membantu Kamu Untuk Tidur. Begini Caranya....


Dapatkah Kopi Membantu Kamu Untuk Tidur?

Kopi sudah memiliki reputasi untuk menjadi minuman pilihan ketika kamu harus bangun atau tetap terjaga melewati waktu yang panjang pada malam hari, dan kopi memang begitu seharusnya. Kopi mengandung caffeine, sebagai stimulan yang terkenal. Caffeine dapat dengan cepat membangunkan kamu dan membuat kamu bergerak ketika kamu kesulitan terbangun untuk menghadapi meeting di pagi hari atau terbangun pada malam hari saat menyiapkan presentasi untuk meeting keesokan harinya.

Para dokter sudah lama mengatakan kepada pasien mereka untuk mengurangi kopi jika mereka mengalami kesulitan tidur atau ketika pasien menderita hipertensi. Namun, tahukah kamu bahwa kopi juga dapat digunakan untuk membantu tidurmu? Mungkin kedengarannya gila, ketika kamu melihat bagaimana tubuh kita bereaksi ketika kita meminum secangkir kopi atau sampai dengan tiga cangkir, kamu dapat mulai memahami dengan jelas mengapa hal itu berefek sebaliknya dari apa yang kamu harapkan. Bahkan, semakin banyak kopi yang kamu minum, maka tubuh kamu semakin merasa lelah.

Pemahaman Caffeine
Untuk memahami mengapa beberapa orang merasa lebih lelah setelah menikmati secangkir kopi, sangat penting untuk memahami bagaimana caffeine mempengaruhi tubuh manusia. Caffeine menekan fungsi adenosine dan menyebabkan tubuh memproduksi lebih dari hormon epinerfin dan kortisol. Hormon-hormon ini bertugas menyediakan energi dan adrenalin untuk tubuh ketika kamu membutuhkannya. Hal ini pada dasarnya akan membangunkan tubuh kamu dan membuat kamu merasa lebih waspada. Namun efek ini hanya sementara. Tubuh kamu akan dengan cepat menyerap caffeine dan efek ini akan menghilang.

Namun, saat kamu mungkin berpikir bahwa setelah energi merangsang caffeine membuat kamu untuk tetap terjaga, kenyataannya hal yang bisa terjadi sangatlah berbeda. Hal ini disebabkan oleh cara dimana caffeine berinteraksi dengan tubuhmu dan apa yang terjadi pada tubuhmu saat kamu meneguknya.

Reseptor Adenosine
Seperti yang telah disebutkan diatas, caffeine menekan fungsi reseptor adenosine di dalam tubuh kamu. Reseptor ini yang berfungsi untuk membantu memperlambat sistem tubuh kamu. Reseptor adenosine membantu kamu merasa lebih santai dan bahkan juga dapat membuat kamu menjadi lelah. Ketika kamu meminum secangkir kopi, caffeine menekan fungsi reseptor ini. Untuk mengimbanginya, tubuh kamu memproduksi reseptor adenosine menjadi lebih banyak.

Jadi apa yang terjadi ketika semua caffeine mulai menghilang dari tubuh kamu? Setelah efek telah mereda, tubuh kamu akan tersisa dengan pasokan tambahan reseptor adenosin. Dengan semua tambahan reseptor-reseptor ini hadir di dalam tubuhmu, kamu akan merasa lebih mengantuk dan lelah dari sebelum kamu meminum secangkir kopi yang pertama. Inilah sebabnya mengapa begitu banyak orang yang meminum caffeine "crash". Dalam beberapa kasus, orang begitu lelah dan lebih lelah lagi karena adenosin dalam tubuh mereka karena resptor adenosine dalam tubuh dan satu-satunya cara untuk memerangi efek ini dengan meminum lebih banyak kopi.

Namun, adenosine bukanlah satu-satunya alasan secangkir kopi dapat membuat kamu merasa mengantuk dan bahkan membantu kamu tidur.

Kopi Terinduksi Diuresis
Kopi adalah diuresis dimana maksudnya dapat membuat kamu mengeluarkan air kecil/urin. Jika kamu meminum kopi secara teratur, kamu akan tahu persis dengan apa yang kami bicarakan. Tidak perlu waktu lama bagi kamu merasakan efek dari kopi ketika kamu meminum kopi, kamu akan membutuhkan toilet. Jika kamu meminum lebih banyak kopi, kamu akan pergi ke toilet lagi, lagi, dan lagi.

Dengan seringnya kamu buang air kecil, tubuh kamu akan cepat menguras cairan yang dibutuhkan oleh tubuh dan menjadi dehidrasi. Jika kamu tidak diselingkan dengan meminum air putih dengan kopimu, atau kamu terus meminum kopi setelah cangkir pertama kamu, kamu akan menghabiskan cairan tubuh kamu. Hal ini akan menyebabkan darah kamu menebal dan mengalir lebih lambat disekujur tubuhmu. Dengan kamu membatasi aliran darah oksigen dan nutrisi lainnya akan butuh waktu lama untuk darah mengalir ke seluruh tubuh termasuk otak kamu. Dengan sedikit oksigen mencapai semua organ vital kamu terutama otak kamu, kamu akan merasa lelah dan mengantuk.
Siklus Yang Disebabkan Oleh Kopi

Caffeine dalam kopi tidak dapat diabaikan. Caffeine adalah stimulan yang akan, atau paling tidak awalnya membantu kamu merasa lebih terjaga. Namun, hanya berefek sebentar dan setelah kamu meminum secangkir jus di pagi hari, kamu akan mulai merasa lelah dan lesu lagi. Jadi apa yang kamu lakukan? Kamu meminum kopi lagi.

Makin banyak kopi yang kamu minum, semakin kamu sering ingin buang air kecil. Semakin kamu buang air kecil, kamu semakin dehidrasi dan dapat memperlambat aliran darahmu. Hal ini yang menyebabkan kamu merasa lelah dan menjadi alasan mengapa banyak orang meminum kopi lagi setelah cangkir pertamanya. Sayangnya, jika kamu meminum kopi untuk tetap terjaga, siklus ini pada akhirnya akan gagal. Namun, jika kamu mengalami kesulitan tidur, secangkir kopi bisa berakhir menjadi obat terbaik untuk kamu.

Haruskah Kamu Meminum Kopi?
Sementara kopi dapat menyebabkan tubuh kamu masuk kedalam siklus ketergantungan meminum kopi, bukan berarti kamu harus menyerah seluruhnya dalam meminum kopi. Pada kenyanyataannya, banyak manfaat untuk kesehatan yang didapatkan dari meminum kopi. Beberapa manfaat tersebut adalah:

- Membakar lemak
- Peningkatan kinerja fisik dan kecerdasaan
- Menyediakan nutrisi-nutrisi penting
- Risiko menderita diabetes lebih rendah
- Melawan depresi
- Menurunkan risiko beberapa jenis kanker

Manfaat-manfaat diatas hanya dapat ditemukan dengan meminum kopi secara teratur. Apa yang harus kamu ingat adalah untuk tidak mengandalkan kopi untuk bangun beraktifitas ataupun bergadang. Sebaliknya, pastikan kamu tetap ter-hidrasi dengan baik dengan meminum air putih dan hindari kopi atau minuman lainnya dengan kadar gula yang banyak. Jika kamu masih lebih suka rasa kopi lebih dari minuman lainnya, cobalah beralih ke kopi tanpa caffeine ketika kamu butuh terjaga. Ingat, tidak ada yang salah dengan memiliki secangkir kopi yang baik atau bahkan setiap harinya, hanya saja jangan menjadi ketergantungan untuk membuat kamu untuk selalu tetap terjaga.

Cara Menggunakan Kopi Sebagai Bantuan Tidur
Sementara kamu mencari bantuan dokter untuk masalah gangguan tidur, jika kamu seperti kebanyakan orang lainnya, masalah tersebut hanya timbul kadang-kadang saja. Jika kamu sudah mencoba segala cara untuk mengatasi kesulitan tidurmu, mungkin minum kopi adalah jawabannya.

Sekarang kamu bisa mencoba minum kopi sebelum kamu tidur. Hal ini karena efek awal akan caffeine pada kenyataannya, membangunkan kamu dan membuat kamu merasa lebih waspada. Jadi, ketika kamu sudah di tempat tidur setelah menghabiskan secangkir kopi tidak akan menjadi solusi yang tepat untuk masalah insomnia kamu.

Namun, jika satu atau dua jam sebelum tidur kamu minum kopi, kamu akan merasa mengantuk pada waktu yang tepat sehingga kamu akan tertidur. Ketika kamu meminum secangkir kopi terakhir untuk malam itu sebagian besar tergantung pada diri kamu dan tubuhmu. Caffeine akan berdampak sangat berbeda pada tubuh setiap orang dan efeknya dapat berlangsung lebih panjang atau lebih pendek tergantung pada berbagai faktor seperti toleransi tubuhmu, berat badan dan banyak lagi yang lainnya.

Ini mungkin memerlukan sedikit latihan di awal. Ketika kamu pertama kalinya, kamu mungkin meminum kopi terlalu malam dan membuat kamu terbangun sepanjang malam atau bahkan sampai pagi, atau kamu meminumnya terlalu cepat dan berakhir dengan merasa lelah sebelum waktu tidur. Tetapi jika kamu minum kopi di saat waktu yang tepat, kamu mungkin meninkmati sore harimu dengan lebih berenergi dibanding yang biasanya dan ketika pada malam hari akan tertidur lebih mudah sehingga kamu dapat tertidur dengan nyenyak.

Kesimpulan
Ketika caffeine adalah zat yang paling dapat membangunkan kamu di pagi hari atau bahkan malam hari, efek yang dimiliki pada tubuh kamu dalam jangka panjang, benar-benar memiliki efek sebaliknya. Jadi, jika Kamu mengalami kesulitan tidur, cobalah minum secangkir kopi di sore hari. Setelah awal pada efek caffeine mulai berkurang dan tubuh kamu mengkompensasi caffeine tambahan dalam sistem tubuhmu, kamu dapat dengan cepat merasa lelah dan mengantuk, dan siap untuk istirahat di malam hari. Hanya pastikan saja waktu yang tepat untuk kamu. Jika tidak, kamu bisa bangun lebih lambat dari yang kamu rencanakan saat kamu menunggu untuk energi merangsang efek caffeine mereda sehingga tubuh kamu melambat dan mempersiapkan untuk tidur malam yang baik.

Jangan lupa rating, cendol dan share ya gan. Semoga artikel ini bermanfaat emoticon-Smilie

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kopi Membantu Kamu Untuk Tidur. Begini Caranya...."

Posting Komentar